Untittled
Dalam perjalanan ruang dan waktuku Kutemukan sebongkah kehidupan dalam kegelapan Kala kabut menutup jalanku untuk pulang Kala itu juga cahaya datang menyinari Semilir angin membawa jiwaku menuju ketenangan Dalam diam ku ukir dengan indah di hatiku Pahatan yang sengaja kubuat untuk mengisi kekosongan hatiku Awan yang berarak di langit yang menaungi hidupku Membuatku memejamkan mata dan dalam kegelapan aku mencoba mencari pahatan yang telah ku buat Saat ke menemukan pahatan hatiku Aku lantas membuka mata dan sebuah cahaya menyeruak masuk melewati celah mataku Gerimis kecil tercipta di sudut mataku Seketika, hujan air mata membasahi pipiku Aku menarik kedua sudut bibirku ke atas, terbentuk sebuah senyum di sana Senyum yang ku buat diatas tangis yang tercipta Bagai pelangi yang muncul ketika hujan Sejuta rinai hujan ikut membasahi pipiku bahkan seluruh tubuhku Mungkinkah hujan itu mencoba menyembunyikan air mataku? Atau ingin menjadi saksi atas kesedihanku?